(adsbygoogle = window.adsbygoogle || []).push({ google_ad_client: "ca-pub-4827125999327211", enable_page_level_ads: true });
Jalan Jalan

PENGARUHI CARA BERPIKIR, PENGGUNAAN GADGET TANPA DIBATASI AKAN MENGGANGGU MENTAL

JAKARTA – Praktisi kesehatan masyarakat, Spesialis Kedokteran Jiwa dari Rumah Sakit Umum Pusat (RSUP) Persahabatan Jakarta dr Tribowo Tuahta Ginting mengatakan, gawai atau gadget dapat menyebabkan gangguan mental jika penggunaannya tidak diatur dan dibatasi. “Seseorang dapat terpengaruh cara berpikirnya dengan gadget sehingga bisa menyebabkan adiksi, dan adiksi itu adalah masalah mental,” katanya dalam gelar wicara terkait kesehatan mental yang diikuti secara daring di Jakarta, (10/10/2023).

Tribowo menjelaskan, adiksi terhadap gawai merupakan gangguan otak yang mempengaruhi perilaku seseorang terhadap gawai, yang ditandai dengan kecenderungan seseorang menggunakan gawai pada hampir seluruh waktunya. Kemudian, kata dia, penggunaan gawai yang tidak dibatasi juga mempengaruhi cara seseorang berinteraksi dengan orang lain.

“Karena lebih sering berinteraksi secara digital, sehingga tidak ada konektivitas antara satu sama lain. Semuanya dilakukan semu secara digital,” katanya.

Tontonan digital, kata Tribowo, juga dapat mempengaruhi kecenderungan mental seseorang. Terlebih pada remaja, yang dapat mengganggu waktu tidur, sekolah, dan aktivitas lainnya sehingga dapat mempengaruhi cara merawat diri, dan mengganggu kesehatannya.

Kebiasaan bermain game terlalu lama, lanjut dia, juga dapat mengganggu kesehatan mental seseorang, di antaranya stres saat kalah, yang perlahan menimbulkan gangguan mental di kemudian hari.

“Akhirnya akan mempengaruhi interaksi remaja terhadap orang lain, juga interaksinya terhadap lingkungan, dan akhirnya mempengaruhi kesehatan mentalnya,” ujar dia.

Meskipun demikian, Tribowo menegaskan, penggunaan gawai dapat menjadi hal yang positif jika seseorang dapat mengontrol dan menyaring penggunaan gawai dengan bijak.

Sementara itu, Kepala Pusat Riset (Kapusris) Kesehatan Masyarakat dan Gizi Organisasi Riset Kesehatan Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) Wahyu Pudji Nugraheni mengatakan kecemasan, depresi, dan gangguan mental menjadi sejumlah contoh bentuk gangguan mental yang rentan diderita anak-anak dan remaja.

“Perubahan fisik dan hormon, tekanan akademis, serta masalah sosial dan identitas itu bisa mempengaruhi terhadap gangguan kesehatan mental mereka,” kata Pudji.

Ia mengatakan, secara keseluruhan kondisi mental seseorang dipengaruhi oleh genetik, lingkungan, sosial, ekonomi, serta kondisi biologisnya. Selain anak-anak dan remaja, Pudji menyebut ada tujuh kelompok lain yang rentan terserang gangguan mental yakni individu dengan riwayat keluarga yang secara genetik punya gangguan mental, individu dengan penyakit kronis, serta seseorang dengan riwayat trauma dan pelecehan.

Hari Kesehatan Mental Sedunia diperingati setiap tanggal 10 Oktober. Pada tahun ini, Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) mengambil tema Kesehatan Mental adalah Hak Seluruh Manusia secara Universal.(*/Nu)

orbit

Recent Posts

5 SAHABAT NABI KAYA RAYA DAN SUKA MENYUMBANGKAN HARGA DI JALAN ALLAH SWT

Kekayaan dalam pandangan Islam merupakan bentuk rahmat serta amanah yang dapat dijadikan sarana memperbanyak amal…

15 jam ago

PENULARAN HIV YANG PALING UMUM, LEWAT SEKS HINGGA JARUM SUNTIK

JAKARTA - HIV masih sering dikaitkan dengan berbagai anggapan yang keliru, terutama soal bagaimana virus…

15 jam ago

SUAMI SAYANG ISTRI, 9 CIRI SUAMI YANG BUKAN HANYA MANIS DI BIBIR

JAKARTA - Ciri-ciri suami sayang istri kerap menjadi perbincangan di media sosial. Namun, kasih sayang…

15 jam ago

PENYELAMATAN PERNIKAHAN DI AMBANG PERCERAIAN, INI ADA 7 CARA

JAKARTA - Masalah dalam pernikahan merupakan hal yang sulit dihindari. Setiap pasangan bisa menghadapi konflik,…

16 jam ago

PULAU SUMATRA TITIK GERBANG AWAL JEJAK ISLAM DI NUSANTARA

Sumatera memegang peranan penting sebagai pintu gerbang utama masuk dan berkembangnya Islam di Nusantara. Kendati…

1 hari ago

KAMAR MANDI HOTEL SELALU TAK ADA KAYUNG, KENAPA?

JAKARTA - Pernahkah traveler memperhatikan, di dalam kamar mandi hotel biasanya tidak ada gayung. Kenapa…

1 hari ago