(adsbygoogle = window.adsbygoogle || []).push({ google_ad_client: "ca-pub-4827125999327211", enable_page_level_ads: true });
Berita Orbit

BERKUNJUNG KE LAMPUNG, ADA KOLAM MEGALITIKUM DAN SITUS PURBAKALA UNIK DI PUGUNG RAHARJO

LAMPUNG – Taman Purbakala Pugung Raharjo, menjadi bagian objek wisata bersejarah di Lampung. Tempat ini memiliki keunikan sendiri yang bisa dikulik, ketika berkunjung. Salah satunya adalah yang menarik yaitu Kolam Megalitikum.

Lokasinya berada di kawasan Objek Wisata Taman Purbakala Pugung Raharjo di Lampung Timur Lampung terletak di Pugung Raharjo, Sekampung Udik, Kabupaten Lampung Timur, Lampung. Maka Anda tidak akan kesulitan mencarinya, karena masih dalam satu area.

Melansir laman resmi Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud), disebut dengan Kolam Megalitikum, dikarenakan kolam ini merupakan tempat peninggalan pra sejarah tersebut.

Bentuknya merupakan batu besar yang berlubang. Di sini juga merupakan salah satu sumber mata air, kemudian keluar dan memenuhi batuan berlubang tersebut dan terbentuklah kolam yang dibuat secara alami.

Asal-usul Taman Purbakala Pugung Raharjo

Konon dulunya, kolam ini merupakan tempat nenek moyang melakukan kegiatan meramu, mengasah senjata dan kegiatan yang lainnya.

Tak hanya itu saja, banyak cerita bersejarah lainnya yang dapat Anda ketahui jika datang ke tempat wisata bersejarah di Lampung ini.

Taman Purbakala Pugung Raharjo merupakan situs purbakala yang ditemukan di Lampung. Tempat ini pula menjadi salah satu saksi peradaban manusia di Indonesia, sehingga sangat layak dan patut untuk dijaga kelestariannya.

Situs Pugungraharjo ditemukan pada 1957 oleh penduduk setempat. Terdiri atas warga transmigran saat melakukan penebangan hutan.

Beberapa penebang, yakni Barno Raharjo, Sardi, Karjo dan Sawal melaporkan hasil penemuan tersebut kepada Dinas Purbakala. Salah satu dari temuan awal tersebut terlihat arca yang dikenal sebagai arca, di mana cirinya masa klasik dan berlanggam Budhis.
Miliki artefak unik

Kemudian jika ditinjau dari sisi kronologi, artefak, maupun fiturnya, situs Taman Purbakala Pugung Raharjo sangatlah unik, menarik, dan variatif.

Peninggalan di situs ini secara kronologi begitu lengkap, mulai dari masa prasejarah, klasik (Hindu-Buddha), hingga masa Islam.

Artefak yang ditemukan di situs ini antara lain keramik asing dari berbagai dinasti, keramik lokal, manik-manik, dolmen, menhir, pisau, mata tombak, batu berlubang, batu asahan, batu pipisan, kapak batu, batu trap punden, gelang perunggu, dan batu bergores.

Nah jika Anda ingin merasakan sensasi air di Kolam Megalitikum ini, maka bisa mencobanya dengan cara berendam atau sekadar bermain-main. Tapi jangan sampai lupa, sebelumnya Anda harus mempersiapkan pakaian pengganti.

Selain itu kaki Anda juga bisa direndam di kolam ini, konon dipercaya sebagai terapi untuk membantu mencegah hingga menghilangkan penyakit.(*/Da)

orbit

Recent Posts

SEMARAK HJB KE-544 DAN MINANGKALA TOHAGA KE-19, BADMINTON CUP 2026 RESMI DITUTUP: SATUKAN PEGAWAI DAN PEDAGANG DALAM SEMANGAT SPORTIVITAS

CIBINONG – Turnamen Badminton Tohaga Cup 2026 yang menjadi bagian dari rangkaian peringatan Hari Jadi…

2 bulan ago

MERIAHKAN KABOGOR FEST, TIRTA KAHURIPAN DEKATKAN PELAYANAN DAN PERLUAS AKSES AIR BERSIH

CIBINONG - KaBogor Fest 2026 merupakan salah satu festival terbesar di Kabupaten Bogor yang menggabungkan…

2 bulan ago

SAMBUT HJB KE-544, TIRTA KAHURIPAN HADIRKAN PROMO SPESIAL SAMBUNGAN BARU

CIBINONG - Sebagai wujud memeriahkan Hari Jadi Bogor (HJB) ke-544 Tahun, Perumda Air Minum Tirta…

3 bulan ago

STRATEGI TIRTA KAHURIPAN MENINGKATKAN SUPLAI AIR DI TARIKOLOT

CIBINONG – Menindaklanjuti aduan pelanggan di wilayah Tarikolot yang disampaikan melalui lini pengaduan dan media…

4 bulan ago

MUDIK DEMI ORANG TUA

JAKARTA - Musim mudik telah tiba. Ratusan ribu kendaraan keluar dari Ibu Kota atau pun…

5 bulan ago

GEJALA GERS KABUH SAAT PERJALANAN MUDIK, TIPS PENANGANANNYA

JAKARTA - Dokter spesialis penyakit dalam subspesialis gastroenterologi hepatologi lulusan Universitas Indonesia, Hasan Maulahela, mengatakan…

5 bulan ago