(adsbygoogle = window.adsbygoogle || []).push({ google_ad_client: "ca-pub-4827125999327211", enable_page_level_ads: true });
Kesehatan

PENYAKIT GERD BISA SEMBUH DENGAN MENGURANGI FAKTOR RISIKO PERUBAHAN GAYA HIDUP

JAKARTA – Penyakit GERD ternyata dapat sembuh. Guru Besar Ilmu Penyakit Dalam Konsultan gastroenterologi–hepatologi FK UI RSCM Prof Dr dr Ari Fahrial Syam SpPD-KGEH mengatakan kesembuhan mungkin jika mengurangi faktor risiko penyebabnya dan melakukan pengobatan sampai tuntas.

“Obatinya tadi menghilangkan gejala juga komplikasi, gaya hidup, kalau dia merokok stop merokok, kalau dia (minum) alkohol juga stop, berat badan penting untuk diturunkan, kemudian diet rendah lemak, Jadi ini memang mesti diturunkan,” kata Ari, dalam acara diskusi kesehatan tentang GERD bersama Primaya Hospital, Kamis (5/3/2026).

Ari mengatakan mengubah gaya hidup dengan pola makan yang baik dapat mengurangi keparahan GERD. Begitu juga dengan olahraga teratur, menurunkan berat badan agar tidak obesitas, tidur cukup, dan mengelola stres.

Ari mengatakan berdasarkan penelitian yang dilakukannya, rata-rata penderita GERD merupakan pria dengan kebiasaan merokok, obesitas, dan usia di atas 40 tahun.

Namun saat ini banyak anak-anak yang mengalami GERD karena pola makan yang tidak sehat, paparan makanan yang mengandung keju dan coklat sejak bayi, dan kebiasaan tidur setelah makan, dapat memicu GERD pada anak.

“Makan coklat keju yang berlebihan sejak kecil, kemudian juga kebiasaan makan langsung tidur gitu. Dan sekarang cenderung anak-anak ini juga kurang bergerak karena gadget, kurangin gadget jadi artinya mereka harus sering di playground,” katanya.

Untuk melihat indikasi GERD, biasanya dokter penyakit dalam akan melakukan endoskopi untuk melihat seberapa parah luka pada usus dan melihat gap katup lambung yang menahan cairan asam lambung naik ke kerongkongan.

Ia mengatakan jika pasien sering merasakan nyeri dada dan ulu hati, rasa terbakar di dada, muntah berulang maka sebaiknya melakukan endoskopi untuk melihat kemungkinan GERD. Endoskopi juga dilakukan untuk mengantisipasi munculnya kemungkinan kanker pada usus karena luka yang tidak diobati.

Selain itu, pengobatan dengan meminum obat penekan asam lambung juga diberikan namun harus diminum hingga penyakit GERD tuntas, di antaranya obat baru golongan P-CAB Vonoparazan, Tegoprazan dan Fexuprazan yang menjadi harapan penderita GERD karena bakteri helicobacter pylori.

“Sekarang ini sudah eranya P-CAB, Jadi melihat bahwa memang akhirnya karena kita 20 persen pasien-pasien yang diobatin dengan obat yang sebelumnya itu gagal, Jadi ini menjadi harapan buat penderita GERD ada obat baru,” katanya.

Ari mengatakan GERD dapat dikurangi dengan melakukan puasa intermiten, dan menjaga asupan protein.(*/Ta)

orbit

Recent Posts

Juega gratis en las mejores tragamonedas en línea sin necesidad de registro.

Diviértete con sus miles de máquinas tragamonedas y disfruta de la emoción de los juegos…

12 jam ago

FREKUENSI SEKS YANG SEHAT DAN SEGUDANG MANFAAT

JAKARTA- Selain membuat Anda dan pasangan merasa puas, ternyata berhubungan seksual memiliki segudang manfaat. Bukan…

13 jam ago

BOLEHKAH MENIKAHI MANTAN ISTRI YANG SUDAH DITALAK TIGA ? INI ATURANNYA

JAKARTA - Dalam hukum perkawinan Islam, perceraian merupakan pintu darurat terakhir ketika keutuhan rumah tangga…

15 jam ago

PELABUHAN PELABUHAN TUA MENJADI SAKSI AWAL KEHADIRAN ISLAM DI NUSANTARA

Sejak zaman dahulu, Nusantara dikenal sebagai salah satu kawasan penting dalam jalur maritim dunia. Letaknya…

15 jam ago

SEKS TERBUKTI MELINDUNGI PRIA DARI KANKER PROSTAT

JAKARTA - Pria yang lebih sering ejakulasi punya risiko lebih rendah terkena kanker prostat, sebut…

1 hari ago

Encontrarás las tragamonedas más destacadas en Slots Online. —

A continuación se muestran los principales tipos de juegos de tragamonedas que encontrarás en la…

1 hari ago