(adsbygoogle = window.adsbygoogle || []).push({ google_ad_client: "ca-pub-4827125999327211", enable_page_level_ads: true });
JAKARTA – Lebih dari satu juta orang responden yang terlibat di dalam studi milik Expedia mengaku kehidupan seks semakin membaik, atau gairah seks terus bergelora sepulang dari travelling (jalan-jalan).
Mungkin ini efek dari meningkatnya kepercayaan tubuh dan suasana hati yang membuat mereka cenderung merasa dekat.
“Jalan-jalan dapat membantu mengurangi kadar hormon stres, kortisol. Sehingga stres dan rasa cemas berkurang, suasana hati meningkat,” kata Linda Papadopoulus yang bekerja untuk penelitian ini dikutip dari situs Times of India.
Perjalanan pun dipercaya dapat menurunkan berat badan. Melakukan banyak kegiatan selama mengunjungi satu negara atau daerah tertentu mengharuskan pelaku memiliki rutinitas baru yang memberikan kesempatan untuk istirahat sejenak dari aktivitas tidak menyehatkan.
“Paparan sinar matahari juga diyakini dapat meningkatkan hormon serotonin yang berhubungan dengan meningkatnya suasana hati dan membantu seseorang tetap tenang dan fokus,” ujar Linda.
Pengalaman baru selama mereka jalan-jalan juga membuat mereka lebih kreatif dan memudahkan mereka berpikir lebih positif.(*/Ridz)
Kekayaan dalam pandangan Islam merupakan bentuk rahmat serta amanah yang dapat dijadikan sarana memperbanyak amal…
JAKARTA - HIV masih sering dikaitkan dengan berbagai anggapan yang keliru, terutama soal bagaimana virus…
JAKARTA - Ciri-ciri suami sayang istri kerap menjadi perbincangan di media sosial. Namun, kasih sayang…
JAKARTA - Masalah dalam pernikahan merupakan hal yang sulit dihindari. Setiap pasangan bisa menghadapi konflik,…
Sumatera memegang peranan penting sebagai pintu gerbang utama masuk dan berkembangnya Islam di Nusantara. Kendati…
JAKARTA - Pernahkah traveler memperhatikan, di dalam kamar mandi hotel biasanya tidak ada gayung. Kenapa…