(adsbygoogle = window.adsbygoogle || []).push({ google_ad_client: "ca-pub-4827125999327211", enable_page_level_ads: true });
Categories: Kesehatan

STRES BISA MEMICU TUJUH MASALAH KESEHATAN

JAKARTA – Ketidakpastian yang terjadi selama pandemi Covid-19 berdampak pada meningkatnya tingkat stres di masyarakat. Jika semakin lama stres tidak terkendali, masalah kesehatan yang mungkin dihadapi juga semakin besar.

Penelitian telah membuktikan bahwa stres kronis berdampak pada penurunan sistem kekebalan tubuh, memicu kardiovaskular bahkan bisa mengurangi angka harapan hidup seseorang.

Untuk lebih jelasnya, berikut adalah beberapa masalah kesehatan yang dapat ditimbulkan oleh stres, seperti dilansir dari laman The Ladders, Kamis (23/7).

1.Migrain
Stres bisa menyebabkan sakit kepala sebelah atau migrain. Penelitian telah menemukan korelasi langsung antara stres dan migrain, dan sekitar 4 dari 5 penderita migrain menyebutkan bahwa stres menjadi penyebabnya.

2.Sulit tidur
Kesulitan tidur dan gangguan tidur lainnya dapat menjadi masalah yang berkaitan dengan stres. Sebuah studi telah menemukan bahwa stres benar-benar dapat menghambat seseorang mencapai tidur rapid eye movement (REM) alias tidur bermimpi. Fase tidur ini diartikan sebagai perasaan benar-benar istirahat.

3.Rambut rontok
Apakah Anda mengalami kerontokan ektrim baru-baru ini? Itu mungkin disebabkan oleh stres. Peningkatan kadar kortisol (hormon stres) telah dikaitkan dengan suatu kondisi yang disebut telogen effluvium, hilangnya lebih dari 150 helai rambut per hari. Untungnya, begitu stres bisa dikendalikan, rambut dipercaya akan kembali tumbuh.

4.Nyeri otot
Anda belum berolahraga atau mengangkat benda berat selama berbulan-bulan, namun punggung, leher, dan atau bahu terus-menerus terasa sakit? Jika ya, itu mungkin dipicu oleh stres. Menurut para ahli, stres bisa menyebabkan tekanan dan ketegangan di area punggung, leher dan bahu.

5.Kulit berjerawat
Kortisol ekstra yang dihasilkan tubuh kita sebagai respons terhadap stres juga dapat memicu peningkatan produksi testosteron. Ini menyebabkan kulit kita meningkatkan produksi minyak, menyebabkan jerawat.

6.Bruxism
Bruxism adalah kebiasaan seseorang menggemeratakkan dan menggesekkan gigi secara tidak alami. Menggesekkan gigi secara terus-menerus dapat menyebabkan sakit kepala atau bahkan sakit rahang. Stres dan cemas telah dikaitkan sebagai penyebab bruxism dan jika masalahnya terus berlanjut, maka itu akan membutuhkan perawatan gigi yang mahal.

7.Masalah pencernaan
Studi menunjukkan bahwa stres dapat memengaruhi mikrobioma usus, yang terdiri dari organisme yang membantu tubuh dalam mencerna makanan. Jika Anda merasa banyak beban pikiran dan sudah mulai mengalami sembelit, diare atau sakit perut yang terus-menerus, stres bisa jadi penyebabnya.(*/Nia)

orbit

Recent Posts

SEMARAK HJB KE-544 DAN MINANGKALA TOHAGA KE-19, BADMINTON CUP 2026 RESMI DITUTUP: SATUKAN PEGAWAI DAN PEDAGANG DALAM SEMANGAT SPORTIVITAS

CIBINONG – Turnamen Badminton Tohaga Cup 2026 yang menjadi bagian dari rangkaian peringatan Hari Jadi…

2 bulan ago

MERIAHKAN KABOGOR FEST, TIRTA KAHURIPAN DEKATKAN PELAYANAN DAN PERLUAS AKSES AIR BERSIH

CIBINONG - KaBogor Fest 2026 merupakan salah satu festival terbesar di Kabupaten Bogor yang menggabungkan…

2 bulan ago

SAMBUT HJB KE-544, TIRTA KAHURIPAN HADIRKAN PROMO SPESIAL SAMBUNGAN BARU

CIBINONG - Sebagai wujud memeriahkan Hari Jadi Bogor (HJB) ke-544 Tahun, Perumda Air Minum Tirta…

3 bulan ago

STRATEGI TIRTA KAHURIPAN MENINGKATKAN SUPLAI AIR DI TARIKOLOT

CIBINONG – Menindaklanjuti aduan pelanggan di wilayah Tarikolot yang disampaikan melalui lini pengaduan dan media…

4 bulan ago

MUDIK DEMI ORANG TUA

JAKARTA - Musim mudik telah tiba. Ratusan ribu kendaraan keluar dari Ibu Kota atau pun…

5 bulan ago

GEJALA GERS KABUH SAAT PERJALANAN MUDIK, TIPS PENANGANANNYA

JAKARTA - Dokter spesialis penyakit dalam subspesialis gastroenterologi hepatologi lulusan Universitas Indonesia, Hasan Maulahela, mengatakan…

5 bulan ago