(adsbygoogle = window.adsbygoogle || []).push({ google_ad_client: "ca-pub-4827125999327211", enable_page_level_ads: true });
Categories: Jalan Jalan

TATA CARA MENCUCI NAJIS ANJING DAN BABI

Saat umat Islam akan melaksanakan sholat, maka harus bersih dari najis. Syarat-syarat sholat diantaranya suci dari najis pada badan, pakaian, tempat, dan barang yang dibawanya.

Jika umat Islam yang terkena najis anjing dan babi, maka ada cara khusus untuk mencucinya. Dalam kitab syarah Sullamut Taufiq karya Syekh Imam Nawawi al-Banteni dijelaskan jika terkena najis kalbiyyah yakni najis anjing dan babi (mughalladzah), maka harus dicuci tujuh kali, dan salah satunya dicampur dengan tanah yang suci.

Siraman yang menghilangkan bukti (zat najis) dianggap sekali, baru kemudian dicuci lagi enam kali. Kalau airnya sedikit saat mencuci najis itu, maka disyaratkan agar dialirkan atau disiramkan kepada najisnya atau jangan direndam kecuali kalau mencucinya di dalam sungai.

Selain itu, Syekh Imam Nawawi juga menjelaskan, kalau badan seseorang terkena najis, baik pada pakaian maupun barang bawaannya maka batal sholatnya. Kecuali, dia membuangnya seketika itu juga atau hanya terkena najis yang bisa dimaafkan, seperti darah dari lukanya.

Menurut Imam Nawawi, wajib menghilangkan najis yang tidak bisa dimaafkan dengan membuang buktinya, seperti rasa, rupa, dan baunya dengan air yang suci menyucikan. Jika rupa najis itu tetap saja tidak dapat dihilangkan seperti darah yang sudah mengering, maka bisa dimaafkan.

Jika terkena najis hukmiyah, yaitu najis yang sudah dibuang buktinya tapi belum dicuci, maka cukup dengan mengalirkan air padanya. Namun, jika jika terkena najis kalbiyah seperti najis anjing dan babi, maka cara menyucikannya harus dilakukan seperti yang telah dijelaskan di atas.

Cara mencuci najis anjing sendiri juga disinggung dalam hadits Nabi Saw, yang artinya: “Sucinya wadah salah satu di antara kalian ketika dijilat anjing adalah dengan cara dicuci sebanyak tujuh kali. Salah satunya dicampuri dengan debu.” (HR Muslim, Ahmad).(*/Ridz)

orbit

Recent Posts

SEMARAK HJB KE-544 DAN MINANGKALA TOHAGA KE-19, BADMINTON CUP 2026 RESMI DITUTUP: SATUKAN PEGAWAI DAN PEDAGANG DALAM SEMANGAT SPORTIVITAS

CIBINONG – Turnamen Badminton Tohaga Cup 2026 yang menjadi bagian dari rangkaian peringatan Hari Jadi…

2 bulan ago

MERIAHKAN KABOGOR FEST, TIRTA KAHURIPAN DEKATKAN PELAYANAN DAN PERLUAS AKSES AIR BERSIH

CIBINONG - KaBogor Fest 2026 merupakan salah satu festival terbesar di Kabupaten Bogor yang menggabungkan…

2 bulan ago

SAMBUT HJB KE-544, TIRTA KAHURIPAN HADIRKAN PROMO SPESIAL SAMBUNGAN BARU

CIBINONG - Sebagai wujud memeriahkan Hari Jadi Bogor (HJB) ke-544 Tahun, Perumda Air Minum Tirta…

3 bulan ago

STRATEGI TIRTA KAHURIPAN MENINGKATKAN SUPLAI AIR DI TARIKOLOT

CIBINONG – Menindaklanjuti aduan pelanggan di wilayah Tarikolot yang disampaikan melalui lini pengaduan dan media…

4 bulan ago

MUDIK DEMI ORANG TUA

JAKARTA - Musim mudik telah tiba. Ratusan ribu kendaraan keluar dari Ibu Kota atau pun…

5 bulan ago

GEJALA GERS KABUH SAAT PERJALANAN MUDIK, TIPS PENANGANANNYA

JAKARTA - Dokter spesialis penyakit dalam subspesialis gastroenterologi hepatologi lulusan Universitas Indonesia, Hasan Maulahela, mengatakan…

5 bulan ago