(adsbygoogle = window.adsbygoogle || []).push({ google_ad_client: "ca-pub-4827125999327211", enable_page_level_ads: true });
JAKARTA – Tak lama lagi Sail Nias 2019 akan di gelar di Kepulauan Nias. Ada sekitar 18 rangkaian kegiatan yang akan berlangsung selama tiga bulan pada Juli-September 2019, di Kepulauan Nias, ini mendorong Sumatera Utara menjadi wisata internasional.
Menteri Pariwisata Arief Yahya mengatakan bahwa Kepulauan Nias memiliki potensi wisata untuk para penggemar selancar. “Karena Nias ini tempat surfing (selancar) kompetisi internasional,” katanya.
Arief menjelaskan bahwa potensi Kepulauan Nias mumpuni untuk atraksi pariwisata. “Atraksi (wisata) enggak usah khawatir, masalahnya di akses perlu diperbaiki, bandara,” ujarnya.
Pemantauan lokasi pusat gempa melalui udara pasca gempa 7,8 skala Richter di Kepulauan Mentawai, Sumatera Barat, 2 Maret 2016. Gempa ini membuat tebing di objek wisata Ngarai Sianok, Kota Bukittinggi, longsor, namun tidak menimbulkan korban jiwa.
Menurut Arief, saat ini Bandar Udara Binaka Nias baru dikembangkan dengan panjang landasan 2200-2500 meter, lebar 30 meter, sehingga baru bisa untuk mendarat pesawat Bombardier CRJ 1000 kapasitas 100 penumpang. Sementara untuk menjadi bandara internasional minimal panjang landasan 2500 meter, lebar 45 meter untuk mendarat pesawat jenis Boeing 737-800.
Arief mengatakan Kepulauan Nias ingin dikembangkan menjadi destinasi internasional. “Kunci untuk menjadi destinasi kelas dunia harus memiliki bandara internasional,” tandasnya.(*/Na)
Kekayaan dalam pandangan Islam merupakan bentuk rahmat serta amanah yang dapat dijadikan sarana memperbanyak amal…
JAKARTA - HIV masih sering dikaitkan dengan berbagai anggapan yang keliru, terutama soal bagaimana virus…
JAKARTA - Ciri-ciri suami sayang istri kerap menjadi perbincangan di media sosial. Namun, kasih sayang…
JAKARTA - Masalah dalam pernikahan merupakan hal yang sulit dihindari. Setiap pasangan bisa menghadapi konflik,…
Sumatera memegang peranan penting sebagai pintu gerbang utama masuk dan berkembangnya Islam di Nusantara. Kendati…
JAKARTA - Pernahkah traveler memperhatikan, di dalam kamar mandi hotel biasanya tidak ada gayung. Kenapa…