(adsbygoogle = window.adsbygoogle || []).push({ google_ad_client: "ca-pub-4827125999327211", enable_page_level_ads: true });
Categories: Village

TREN STAYCATION DAN WORKCATION MASIH TERUS DIMINATI

JAKARTA – Staycation dan workcation diprediksi masih akan menjadi tren liburan tahun 2022 di tengah pandemi Covid-19. Chief Marketing Officer Traveloka, Shirley Lesmana, mengatakan tren ini didorong oleh kesadaran orang-orang untuk menjaga kesehatan mental di tengah berbagai keterbatasan.

“Ternyata ini merupakan salah satu tren yang berkembang karena kesadaran masyarakat terhadap kesehatan mental cukup tinggi,” kata Shirley di konferensi pers daring, Rabu (23/2/2022).

Staycation menjadi pilihan untuk melepas penat di tengah berkurangnya kesempatan untuk liburan ke tempat-tempat yang jauh demi meminimalisasi risiko penyebaran virus. Staycation dianggap masyarakat sebagai cara untuk mengambil jeda dan menyegarkan pikiran, kebutuhan di tengah hidup yang penuh aktivitas. Dibandingkan sebelum pandemi Covid-19, pencarian staycation di mesin pencari kini naik 10 kali lipat.

Tren lainnya yang diprediksi masih akan mewarnai 2022 adalah workcation, gabungan kata dari work dan vacation, yakni bekerja di tempat liburan. Gaya hidup ini didorong oleh berbagai perusahaan yang menerapkan kebijakan pekerjaan yang lebih fleksibel, tak mengharuskan karyawan untuk datang ke kantor.

Pekerjaan boleh dilakukan dari mana saja asalkan tugas-tugas rampung. Kebijakan seperti ini makin banyak dipraktikkan kala wabah virus corona hadir, di mana pekerja bisa bekerja dari mana saja tanpa harus ke kantor.

“Ini direspons pengguna untuk kerja di tempat lain, seperti di Bali, Bandung, atau Puncak, yang diperlukan hanyalah koneksi (internet) yang baik dan workcation yang nyaman,” jelas Shirley.

Kebutuhan konsumen mencari tempat staycation dan workcation yang nyaman membuahkan Holiday Stays di Traveloka pada kuartal empat tahun 2021, di mana pengguna bisa mencari akomodasi selain hotel, mulai dari resor, vila, hingga glamping. Tren staycation juga bisa dilihat di Singapura, salah satu negara tempat Traveloka memperluas operasional di negara-negara Asia Tenggara pada 2015.

“Sebelum pandemi, dominasi perjalanan ke luar negeri. Saat pandemi yang populer staycation. Tahun lalu staycation jadi primadona saat orang butuh refreshing,” jelas Shirley.

Secara garis besar, tempat-tempat populer yang dicari pengguna di Asia Tenggara adalah destinasi berbasis alam seperti gunung atau pantai karena orang-orang ingin mencari hiburan setelah terkungkung melakukan semua aktivitas di rumah saja. Sejak didirikan pada 2012 sebagai meta-search engine, Traveloka bertransformasi menjadi biro perjalanan daring, kemudian aplikasi pemesanan hotel yang kini dilengkapi berbagai fitur termasuk pemesanan makanan dan investasi emas.

Selama satu dekade, Shirley menilai adopsi digital terjadi sangat cepat dalam dua tahun terakhir akibat pandemi. Masyarakat mau tidak mau harus beradaptasi dengan dunia digital.

“Tahun 2020 pas pandemi akhirnya bisa dibilang orang-orang pindah ke digital, tahun 2021 penggunaan semakin sering dan banyak,” kata dia.(*/Da)

orbit

Recent Posts

SEMARAK HJB KE-544 DAN MINANGKALA TOHAGA KE-19, BADMINTON CUP 2026 RESMI DITUTUP: SATUKAN PEGAWAI DAN PEDAGANG DALAM SEMANGAT SPORTIVITAS

CIBINONG – Turnamen Badminton Tohaga Cup 2026 yang menjadi bagian dari rangkaian peringatan Hari Jadi…

2 bulan ago

MERIAHKAN KABOGOR FEST, TIRTA KAHURIPAN DEKATKAN PELAYANAN DAN PERLUAS AKSES AIR BERSIH

CIBINONG - KaBogor Fest 2026 merupakan salah satu festival terbesar di Kabupaten Bogor yang menggabungkan…

2 bulan ago

SAMBUT HJB KE-544, TIRTA KAHURIPAN HADIRKAN PROMO SPESIAL SAMBUNGAN BARU

CIBINONG - Sebagai wujud memeriahkan Hari Jadi Bogor (HJB) ke-544 Tahun, Perumda Air Minum Tirta…

3 bulan ago

STRATEGI TIRTA KAHURIPAN MENINGKATKAN SUPLAI AIR DI TARIKOLOT

CIBINONG – Menindaklanjuti aduan pelanggan di wilayah Tarikolot yang disampaikan melalui lini pengaduan dan media…

4 bulan ago

MUDIK DEMI ORANG TUA

JAKARTA - Musim mudik telah tiba. Ratusan ribu kendaraan keluar dari Ibu Kota atau pun…

5 bulan ago

GEJALA GERS KABUH SAAT PERJALANAN MUDIK, TIPS PENANGANANNYA

JAKARTA - Dokter spesialis penyakit dalam subspesialis gastroenterologi hepatologi lulusan Universitas Indonesia, Hasan Maulahela, mengatakan…

5 bulan ago