(adsbygoogle = window.adsbygoogle || []).push({ google_ad_client: "ca-pub-4827125999327211", enable_page_level_ads: true });
Categories: Gaya Hidup

WANITA BERHIAS BUKAN DIPERSEMBAHKAN UNTUK SUAMI, ITU SUDAH BERHIANAT

Syekh Kamil Muhammad Uwaidah dalam kitab Fiqih Wanita mengatakan, berhias untuk selain suami termasuk tabarruj yang dapat mengundang nafsu birahi orang laki-laki yang melihatnya. Dalam hal ini Allah SWT dalam Surat Al-Ahzab ayat 33 berfirman, “Dan janganlah kalian berhias dan bertingkah laku (bertabarruj) seperti orang-orang jahiliyah yang dahulu.”

Tentunya setiap wanita Muslimah memperhatikan firman Allah di atas. Dalam surat An-nur ayat 3, yang artinya “Dan janganlah mereka memukulkan kakinya agar diketahui perhiasan yang mereka sembunyikan.”

Untuk itu kaum wanita terutama Muslimah juga jangan menampakan perhiasan yang sembunyi, agar maksud menarik perhatian. Jika hal dilakukan maka wanita itu telah berkhianat kepada suami yang tentunya akan mendapatkan celaan dari Allah SWT.

“Jika seorang wanita melakukan hal semacam ini berarti dia telah berbuat kerusakan dan berkhianat kepada suaminya,” kata Syekh Kamil.

Syekh Kamil mengatakan pada zaman sekarang ini para penyeru kebebasan wanita telah melakukan kesalahan ketika demikian juga orang-orang sesat yang menyesatkan kehormatan dan kedudukan para wanita.

Menurutnya, ada beberapa ucapan dari para penyuluh yang tidak mengetahui iffah atau kesucian dalam dan kehormatan sebagai suatu jalan telah menyentuh hati nurani, sehingga ia temukan kebanyakan dari mereka mengalami perubahan ketika keluarga dan keguncangan jiwa.

Di balik seruan-seruan tersebut mereka menghendaki sesuatu, di mana perbedaan yang ada jika sekalian sama di antara kita dan mereka yang terdapat di dalam Alquran, hadits serta “Aqwalu Al-Aimma’i A’lam (perkataan para imam yang alim) juga ada akal, logika dan hati nurani yang masih bersih.

Syekh Kamil menegaskan Tidak diragukan lagi, bahwa wanita pada zaman sekarang ini memiliki peranan yang sangat besar di tengah-tengah kebodohan kerusakan dan kesiap-siagaan yang dilakukan oleh banyak orang baik itu oleh laki-laki maupun wanita sendiri.

“Jalan yang bisa dianggap tepat untuk sampai pada kebenaran tidak mungkin dicapai dengan ilmu (belajar) aerta mencari manhaj ilmiah dan menempuh jalan yang bersifat logis,”tukasnya.(*/Tya)

orbit

Recent Posts

SEMARAK HJB KE-544 DAN MINANGKALA TOHAGA KE-19, BADMINTON CUP 2026 RESMI DITUTUP: SATUKAN PEGAWAI DAN PEDAGANG DALAM SEMANGAT SPORTIVITAS

CIBINONG – Turnamen Badminton Tohaga Cup 2026 yang menjadi bagian dari rangkaian peringatan Hari Jadi…

2 bulan ago

MERIAHKAN KABOGOR FEST, TIRTA KAHURIPAN DEKATKAN PELAYANAN DAN PERLUAS AKSES AIR BERSIH

CIBINONG - KaBogor Fest 2026 merupakan salah satu festival terbesar di Kabupaten Bogor yang menggabungkan…

2 bulan ago

SAMBUT HJB KE-544, TIRTA KAHURIPAN HADIRKAN PROMO SPESIAL SAMBUNGAN BARU

CIBINONG - Sebagai wujud memeriahkan Hari Jadi Bogor (HJB) ke-544 Tahun, Perumda Air Minum Tirta…

3 bulan ago

STRATEGI TIRTA KAHURIPAN MENINGKATKAN SUPLAI AIR DI TARIKOLOT

CIBINONG – Menindaklanjuti aduan pelanggan di wilayah Tarikolot yang disampaikan melalui lini pengaduan dan media…

4 bulan ago

MUDIK DEMI ORANG TUA

JAKARTA - Musim mudik telah tiba. Ratusan ribu kendaraan keluar dari Ibu Kota atau pun…

5 bulan ago

GEJALA GERS KABUH SAAT PERJALANAN MUDIK, TIPS PENANGANANNYA

JAKARTA - Dokter spesialis penyakit dalam subspesialis gastroenterologi hepatologi lulusan Universitas Indonesia, Hasan Maulahela, mengatakan…

5 bulan ago