5 FAKTOR PENYEBAB SEDIH DAN CARA MENGOBATINYA

visit indonesia
&80 x 90 Image
Spread the love

JAKARTA – Ada beberapa hal yang menjadi penyebab seorang Muslim bersedih atau terus-menerus merasa khawatir terhadap kehidupan. Masalah-masalah tersebut tentu saja bisa diatasi dengan mengetahui terlebih dulu faktor-faktor penyebabnya.

Berikut ini adalah faktor penyebab timbulnya kesedihan dan bagaimana mengatasinya:

1. Sedih karena utang

Sahabat Nabi Muhammad SAW, Zubair bin Awwam pernah gelisah karena masalah utang. Kepada putranya bernama Abdullah, dia menyampaikan bahwa kesedihan terbesar dirinya adalah soal utang. Lalu dia Zubair mempertanyakan bagaimana jika terus-menerus terlilit utang.

Lalu Zubair meminta kepada putranya untuk menjual apa yang dimilikinya, untuk melunasi segala utangnya. Rasulullah SAW sendiri telah mengingatkan tentang pentingnya segera melunasi utang. Beliau SAW mengatakan bahwa Allah SWT mengampuni dosa orang yang mati syahid, kecuali utangnya.

2. Resah memikirkan masa depan

Keresahan ini seperti yang dirasakan oleh seorang ayah kepada anak-anaknya soal bagaimana kehidupan anak-anaknya di masa depan kelak. Kekhawatiran bisa semakin menjadi-jadi lantaran hidupnya pas-pasan dan tidak ada yang bisa ditinggalkan untuk anak-anaknya. Atas hal itu, Rasulullah bersabda:

“Tiada seorang Muslim pun yang tertimpa musibah, lalu dia berkata sesuai petunjuk yang diperintahkan Allah, sesungguhnya kami milik Allah dan kepadanya kami kembali. Ya Allah, berilah aku pahala dalam musibahku dan gantilah bagiku dengan yang lebih baik daripadanya, melainkan Allah akan menggantinya dengan yang lebih baik daripada musibahnya itu.” (HR Muslim)

Janji Allah SWT kepada orang-orang yang memiliki sifat sabar adalah keberuntungan dengan surga dan keselamatan dari api neraka. Allah SWT berfirman:

إِنِّي جَزَيْتُهُمُ الْيَوْمَ بِمَا صَبَرُوا أَنَّهُمْ هُمُ الْفَائِزُونَ “Sesungguhnya Aku memberi balasan kepada mereka pada hari ini, karena kesabaran mereka. Sesungguhnya mereka itulah orang-orang yang menang.” (QS Al-Mu’minun: 111).

3. Sedih karena menerima tuduhan palsu

Seorang hamba bersedih jika mendapatkan tuduhan palsu. Aisyah RA pernah didatangi seorang wanita yang mengadu soal dirinya yang mendapat tuduhan telah melakukan pencurian. Allah SWT berfirman:

قَالُوا إِنْ يَسْرِقْ فَقَدْ سَرَقَ أَخٌ لَهُ مِنْ قَبْلُ ۚ فَأَسَرَّهَا يُوسُفُ فِي نَفْسِهِ وَلَمْ يُبْدِهَا لَهُمْ ۚ قَالَ أَنْتُمْ شَرٌّ مَكَانًا ۖ وَاللَّهُ أَعْلَمُ بِمَا تَصِفُونَ

“Mereka berkata, ‘Jika ia mencuri, maka sesungguhnya, telah pernah mencuri pula saudaranya sebelum itu’. Maka Yusuf menyembunyikan kejengkelan itu pada dirinya dan tidak menampakkannya kepada mereka. Dia berkata (dalam hatinya), ‘Kamu lebih buruk kedudukanmu (sifat-sifatmu) dan Allah Mahamengetahui apa yang kamu terangkan itu’.” (QS Yusuf: 77). Dalam Surat Al-An’am ayat 33, Allah SWT berfirman:

قَدْ نَعْلَمُ إِنَّهُ لَيَحْزُنُكَ الَّذِي يَقُولُونَ ۖ فَإِنَّهُ مْ لَا يُكَذِّبُونَكَ وَلَٰكِنَّ الظَّالِمِينَ بِآيَاتِ اللَّهِ يَجْحَدُونَ “Sesungguhnya Kami mengetahui bahwasanya apa yang mereka katakan itu menyedihkan hatimu, (janganlah kamu bersedih hati), karena mereka sebenarnya bukan mendustakan kamu, akan tetapi orang-orang yang zalim itu mengingkari ayat-ayat Allah.”

4. Kesedihan seorang dai ketika berdakwah

Dai adalah orang-orang yang berupaya untuk terus-menerus berdakwah dan mengajak manusia kepada kebaikan sesuai ajaran Alquran dan sunnah. Allah SWT berfirman:

لَعَلَّكَ بَاخِعٌ نَفْسَكَ أَلَّا يَكُونُوا مُؤْمِنِينَ “Boleh jadi kamu (Muhammad) akan membinasakan dirimu, karena mereka tidak beriman.” (QS Asy-Syu’ara: 3)

Dalam ayat tersebut disampaikan bahwa Nabi Muhammad SAW kala itu terlalu bersedih karena dakwahnya kepada orang-orang di sekitarnya mendapat penolakan. Beliau pergi ke Thaif untuk berdakwah tanpa menginginkan imbalan berupa dinar atau dirham, pun pada akhirnya tidak ditanggapi. Padahal, sebagaimana ayat tersebut, terlalu bersedih justru akan bisa membinasakan dirinya.

5. Sedih karena Bencana dan Malapetaka

Tentunya atas bencana dan malapetakan yang terjadi, setiap Muslim hendaknya terus memanjatkan doa kepada Allah SWT untuk membebaskan umat Islam dari rasa sedih dan kesulitan.(*/Tya)

Loading...