(adsbygoogle = window.adsbygoogle || []).push({ google_ad_client: "ca-pub-4827125999327211", enable_page_level_ads: true });
Categories: Resep

BERAGAM GUNA CUKA APEL UNTUK KESEHATAN DAN KECANTIKAN

JAKARTA – Cuka apel merupakan hasil fermentasi dari jus apel. Ragi dari proses fermentasi membuat gula di dalam jus apel berubah menjadi alkohol yang berperan sebagai asam asetat. Kandungan ini memberikan beragam manfaat cuka apel untuk kesehatan dan kecantikan.

Sejarah menunjukkan, cuka apel banyak digunakan sebagai obat tradisional, mulai dari sakit tenggorokan hingga varises. Selain itu, kandungan probiotik dalam cuka apel juga memberikan manfaat untuk sistem pencernaan.

Khasiat cuka apel ini bisa didapatkan dengan cara mencampurkannya ke dalam masakan, sebagai saus salad, dan pengawet. Menambahkan satu hingga dua sendok makan ke dalam air atau teh juga dapat dilakukan. Sedangkan meminum langsung cuka apel tak dianjurkan karena rasa asam yang terlalu kuat dan justru dapat berdampak buruk untuk kesehatan.

Untuk alasan kesehatan, cuka apel dapat digunakan pada bagian tubuh tertentu.

Berikut sejumlah manfaat cuka apel untuk kesehatan dan kesehatan.

1. Mengurangi fluktuasi gula darah
Asam asetat dalam cuka apel memblokir enzim yang mencerna pati. Alhasil, fluktuasi gula darah bakal berkurang setelah makan makanan bertepung seperti roti dan pasta.

Dikutip dari Very Well Health, studi pada 2017 menunjukkan, asupan cuka dengan makanan dapat mengurangi fluktuasi insulin dan gula darah setelah makan.

2. Mengurangi berat badan
Sejumlah studi menemukan bahwa mengonsumsi cuka apel sebelum atau saat makan dapat menimbulkan efek kenyang. Perasaan kenyang membuat asupan makanan berkurang sehingga berat badan dapat terjaga.

Studi di Jepang menunjukkan, konsumsi 6 sendok teh cuka apel per hari dapat mengalami penurunan berat badan hingga 1 kg. Indeks massa tubuh, lingkar pinggang, trigliserida, dan lemak visceral juga ikut berkurang.

3. Mengobati sakit tenggorokan
Minuman cuka apel atau berkumur dengan cuka apel dapat meringankan sakit tenggorokan atau faringitis. Cuka sari apel memiliki sifat yang dapat melawan kuman penyakit.

4. Menghilangkan ketombe
Menambahkan sedikit cuka apel dalam air dan mengaplikasikannya ke kulit kepala dapat menghilangkan ketombe. Asam asetat dapat mengubah pH kulit kepala, salah satu alasan ketombe berkembang.

5. Meratakan warna kulit
Sari cuka apel juga bisa meratakan warna kulit yang terbakar sinar matahari dan sejumlah masalah pada kulit. Cuka apel dapat ditambahkan ke dalam air dingin saat mandi. Hindari penggunaan berlebihan karena tingkat asam yang tinggi dapat melukai kulit.

6. Menghilangkan jerawat
Walaupun hanya terdapat sedikit bukti, bagi sebagian orang, cuka apel juga membantu mengeringkan jerawat yang sedang meradang. Kandungan alkohol dapat mengurangi peradangan sehingga bisa mengobati jerawat.

7. Menghilangkan bau kaki dan ketiak
Cuka apel dapat melawan bakteri yang menyebabkan bau pada tubuh seperti pada kaki. Campurkan sedikit cuka apel ke dalam air. Lalu gunakan handuk kecil untuk menyeka bagian kaki.

Selain pada kaki, cuka apel juga bisa menjadi deodoran untuk menghilangkan bau ketiak. Usapkan air yang sudah dicampur cuka apel ke bagian ketiak dan tunggu hingga mengering.(*/Tya)

orbit

Recent Posts

PULAU SUMATRA TITIK GERBANG AWAL JEJAK ISLAM DI NUSANTARA

Sumatera memegang peranan penting sebagai pintu gerbang utama masuk dan berkembangnya Islam di Nusantara. Kendati…

4 jam ago

KAMAR MANDI HOTEL SELALU TAK ADA KAYUNG, KENAPA?

JAKARTA - Pernahkah traveler memperhatikan, di dalam kamar mandi hotel biasanya tidak ada gayung. Kenapa…

4 jam ago

SEJUMLAH RESTORAN LARANG BERMAIN PONSEL, IMBALAN MAKANAN GRATIS

JAKARTA - Aturan makan tanpa sibuk main ponsel mulai diterapkan sejumlah restoran. Ada yang mengunci…

4 jam ago

TRAGIS, 500 RENTAL MOTOR DIKUASAI WNA, HANYA 5 BERIZIN SISA BODONG

DENPASAR - Penyewaan motor menjamur di Bali, tetapi banyak yang izinnya bodong. Pemprov Bali mencatat…

4 jam ago

KATARAK BISA MENYERANG YANG MUDA, INI FAKTOR RESIKONYA

JAKARTA - Katarak identik dengan penyakit yang muncul seiring bertambahnya usia. Namun, anggapan bahwa katarak…

5 jam ago

JEJAK SEJARAH BATIK, KAIN BATIK SUDAH ADA DARI ZAMAN KERAJAAN

JAKARTA - Setiap 2 Oktober, masyarakat Indonesia memperingati Hari Batik Nasional. Peringatan tersebut berkaitan dengan…

5 jam ago