Jalan Jalan

BERAU MALDIVES VAN BORNEO, INI ALASANNYA

visit indonesia

BERAU – Mengapa Berau disebut Maldives van Borneo yang mempunyai kesamaan dalam keindahan alam?. Rupanya hal ini dikarenakan Berau memiliki keindahan laut yang alami sama dengan Maldives.

&80 x 90 Image

Keindahan alam meliput lautnya dan air sangat natural dan menjadi salah satu destinasi paling eksotis di Indonesia.

Popularitas destinasi ini telah mendunia. Gugusan pulau-pulau serta keindahan bawah laut inilah yang membuat Berau mendapatkan julukan ‘Maldives van Borneo’.

Berau merupakan salah satu dari enam kabupaten di Kalimantan Timur yang dikenal sebagai surganya wisata bahari di Indonesia.

Seperti diketahui, Pulau Derawan bersama Maratua, Sangalaki dan Kakaban menjadi kepulauan yang semakin terkenal yang paling banyak dikunjungi oleh para penyelam atau mereka yang datang ke Kalimantan khususnya di Berau.

Selain keanekaragaman karang dan ikannya, rantai Derawan berisi tempat bertelur terbesar di Indonesia untuk penyu hijau yang terancam punah, yang muncul dari laut setiap malam untuk bertelur di pantai pasir putih Pulau Sangalaki dan Pulau Derawan.

Dengan adanya Pulau Derawan atau Pulau Maratua, Berau menjadi kepulauan yang semakin terkenal yang paling banyak dikunjungi oleh para penyelam atau mereka yang datang ke Kalimantan khususnya di Berau.

Di sekitar perairan terdapat taman laut dan terkenal sebagai tempat wisata kapal selam dengan kedalaman sekitar lima meter. Ada berbagai macam biota laut di sini, seperti cumi-cumi (cuttlefish), lobster, ghost pipe fish, octopus (octopus bluering), nudibranch, kuda laut, belut pita dan ikan kalajengking.
Selain itu, di Kepulauan Derawan terdapat beberapa pulau kecil dan ekosistem pesisir yang sangat penting seperti terumbu karang, padang lamun dan hutan bakau.

Banyak pula spesies yang dilindungi di Kepulauan Derawan seperti penyu hijau, penyu sisik, paus, lumba-lumba, kima, ketam kelapa, putri duyung, ikan barakuda dan beberapa spesies lainnya.

Jenis terumbu karang di Kepulauan Derawan terdiri dari terumbu tepi, terumbu penghalang dan atol.

Atol ini telah terbentuk menjadi sebuah pulau dan menjadi danau air asin dan memiliki 460 hingga 470 jumlah spesies yang menunjukkan bahwa ini adalah kekayaan keanekaragaman hayati, menjadikannya tingkat keanekaragaman karang keras tertinggi kedua di dunia setelah Kepulauan Raja Ampat di timur Indonesia.
Jika eksotisme taman laut di Berau tidak pernah memuaskan Anda, destinasi lain dalam hal budaya dan atau bahkan kuliner akan membuat Anda terpesona.(*/Dan)

Loading...