(adsbygoogle = window.adsbygoogle || []).push({ google_ad_client: "ca-pub-4827125999327211", enable_page_level_ads: true });
Categories: Orbiters

DESTINASI ALAM TERBESAR, SUGUHKAN KULINER SUNDA DIANTARA TASIKMALAYA DAN CIAMIS

TASIKMALAYA – Jika Anda pernah berkunjung ke Kota Tasikmalaya, lalu hendak menuju Kabupaten Ciamis, akan dijumpai objek wisata baru di perbatasan Kota Tasikmalaya dan Kabupaten Ciamis.

Di sana terdapat aneka permainan anak mulai ‘outbound, wonderfull, dan wonderland’ yang menyajikan taman indah bernuansa persawahan dengan pemandangan pegunungan.

Adalah Kampung Hawu yang menjadi unggulan Taman Wisata Karangresik di Jalan Mohamad Hatta Kota Tasikmalaya. Dengan saung-saung di atas sawah, parkir yang luas, lampu-lampu bertemaram indah, aneka makanan khas sunda, dan panorama pegunungan membuat pengunjung ketagihan datang ke sana.

Dengan harga satu paket di kisaran Rp35 ribu saja, pengunjung dapat melahap bakar dan goreng ayam dengan nasi yang dibungkus daun pisang di saung yang telah disediakan. Kecuali untuk paket nasi liwet dengan menu ikan gurame bakar dan sebagainya.

Lahan seluas 1,9 hektare itu juga gratis dijelajahi sambil menikmati hidangan khas sunda Kampung Hawu. Pengunjung bisa berswafoto ria karena di bawahnya terdapat Sungai Citanduy yang membelah Kota Tasikmalaya dan Ciamis.

Di Kampung Hawu juga terdapat lahan parkir yang menampung roda empat sampai 1.000 mobil, ditambah gazebo bercorak bambu yang muat 1.000 orang. Bahkan, terdapat penginapan bagi pengunjung luar kota yang ingin menikmati nuansa alam Kota Tasikmalaya.

Pengelola Kampung Hawu Sun-Sun mengatakan, Taman Wisata Karangresik ini destinasi alam terbesar di Priangan Timur. Dibangun atas kerja sama perorangan dan pemerintah, ditujukan untuk menarik wisatawan luar Tasikmalaya dan Ciamis.

“Garut punya Darajat Pass, Bandung punya Lembang. Nah, Tasik punya Karangresik yang di dalamnya ada Kampung Hawu,” kata Sun-Sun.KAMPUN
Sun-Sun pun menuturkan, ke depan destinasi ini akan lebih ramai jika Tol Cigatas dibangun karena berada di lintasan tol yang menghubungkan Bandung ke Tasikmalaya sampai Cilacap.

“Ya kalau sekarang ramainya jika hari libur saja. 10 ribu pengunjung dengan yang makan di Kampung Hawu saja bisa mencapai 500 orang per harinya,” kata Sun-Sun.(*/Dang)

Redaksi

Recent Posts

SEMARAK HJB KE-544 DAN MINANGKALA TOHAGA KE-19, BADMINTON CUP 2026 RESMI DITUTUP: SATUKAN PEGAWAI DAN PEDAGANG DALAM SEMANGAT SPORTIVITAS

CIBINONG – Turnamen Badminton Tohaga Cup 2026 yang menjadi bagian dari rangkaian peringatan Hari Jadi…

3 bulan ago

MERIAHKAN KABOGOR FEST, TIRTA KAHURIPAN DEKATKAN PELAYANAN DAN PERLUAS AKSES AIR BERSIH

CIBINONG - KaBogor Fest 2026 merupakan salah satu festival terbesar di Kabupaten Bogor yang menggabungkan…

3 bulan ago

SAMBUT HJB KE-544, TIRTA KAHURIPAN HADIRKAN PROMO SPESIAL SAMBUNGAN BARU

CIBINONG - Sebagai wujud memeriahkan Hari Jadi Bogor (HJB) ke-544 Tahun, Perumda Air Minum Tirta…

4 bulan ago

STRATEGI TIRTA KAHURIPAN MENINGKATKAN SUPLAI AIR DI TARIKOLOT

CIBINONG – Menindaklanjuti aduan pelanggan di wilayah Tarikolot yang disampaikan melalui lini pengaduan dan media…

4 bulan ago

MUDIK DEMI ORANG TUA

JAKARTA - Musim mudik telah tiba. Ratusan ribu kendaraan keluar dari Ibu Kota atau pun…

6 bulan ago

GEJALA GERS KABUH SAAT PERJALANAN MUDIK, TIPS PENANGANANNYA

JAKARTA - Dokter spesialis penyakit dalam subspesialis gastroenterologi hepatologi lulusan Universitas Indonesia, Hasan Maulahela, mengatakan…

6 bulan ago