(adsbygoogle = window.adsbygoogle || []).push({ google_ad_client: "ca-pub-4827125999327211", enable_page_level_ads: true });
Categories: Gaya Hidup

JIKA  ASUPAN GIZI TERCUKUPI, PUASA RAMADHAN BISA BIKIN AWET MUDA

JAKARTA – Beberapa penelitian menyatakan bahwa puasa bisa membuat seseorang terlihat awet muda. Benarkah demikian?

Manfaat kulit lebih cerah dan awet muda saat berpuasa hanya bisa didapat apabila asupan nutrisi tercukupi dengan baik.

“Jadi kalau kita sahur, minum air putih, konsumsi kalori yang mengandung lemak, lipid-nya bisa dipecah lipid barrier. Itu yang bisa membuat kulit lebih cerah,” kata Ika Anggraini, dokter spesialis dermatologi dan venereologi dari Bamed Skin Care, dalam sebuah temu media di Jakarta, ditulis Selasa (14/5/2019).

Apabila seseorang berpuasa namun tetap mengonsumsi makanan yang sehat, seperti menghindari makanan dengan pemanis buatan, racun yang masuk juga akan lebih sedikit.

“Makanya kalau makannya benar, asupan nutrisinya cukup, serta tidak terlalu banyak aktivitas di luar, itu bisa membuat kulit lebih cerah dan bersinar,” ujar Ika.

Tidak Langsung Membuat Kulit Awet Muda

Yuk, intip 5 menu buka puasa yang mampu mengembalikan kebugaran tubuh ini!
Yang pasti, puasa tidak serta merta membuat kulit terlihat lebih segar jika asupan nutrisi tidak terpenuhi. Bahkan, melakukan aktivitas ini rentan membuat kulit mengalami dehidrasi.

Ika mengatakan, hal ini terjadi karena saat puasa, tubuh tidak mendapatkan asupan dalam kurun waktu sekitar 13 jam. Tubuh yang bermetabolisme seperti biasanya, akan mengekskreskan cairan dari ketingat dan buang air kecil.

“Sehingga, apabila asupan cairan kurang ketika sahur ataupun buka puasa, maka hal tersebut bisa menjadi kendala bagi tubuh kita,” ujarnya.

Mencegah Penuaan dari Dalam Tubuh

Ketut Suastika, dokter spesialis endokrinologi dari Fakultas Kedokteran Universitas Udayana Bali juga memiliki pendapat yang senada.

Ditemui dalam temu media yang berbeda, ketikaseseorang makan terus menerus, tubuh akan mengeluarkan insulin dalam jumlah yang banyak. Tidak hanya mempengaruhi gula darah, tetapi itu juga memicu penuaan sel dan berpotensi menyebabkan kanker.

“Jadi puasa itu bagus karena sel-sel tidak cepat tua dan mencegah risiko kanker. Tidak bagus ketika orang memiliki kondisi diabetes tertentu misalnya, tapi pada orang normal, itu bagus,” Ketut menegaskan.(*/Fet)

Redaksi

Recent Posts

SEMARAK HJB KE-544 DAN MINANGKALA TOHAGA KE-19, BADMINTON CUP 2026 RESMI DITUTUP: SATUKAN PEGAWAI DAN PEDAGANG DALAM SEMANGAT SPORTIVITAS

CIBINONG – Turnamen Badminton Tohaga Cup 2026 yang menjadi bagian dari rangkaian peringatan Hari Jadi…

2 bulan ago

MERIAHKAN KABOGOR FEST, TIRTA KAHURIPAN DEKATKAN PELAYANAN DAN PERLUAS AKSES AIR BERSIH

CIBINONG - KaBogor Fest 2026 merupakan salah satu festival terbesar di Kabupaten Bogor yang menggabungkan…

2 bulan ago

SAMBUT HJB KE-544, TIRTA KAHURIPAN HADIRKAN PROMO SPESIAL SAMBUNGAN BARU

CIBINONG - Sebagai wujud memeriahkan Hari Jadi Bogor (HJB) ke-544 Tahun, Perumda Air Minum Tirta…

3 bulan ago

STRATEGI TIRTA KAHURIPAN MENINGKATKAN SUPLAI AIR DI TARIKOLOT

CIBINONG – Menindaklanjuti aduan pelanggan di wilayah Tarikolot yang disampaikan melalui lini pengaduan dan media…

4 bulan ago

MUDIK DEMI ORANG TUA

JAKARTA - Musim mudik telah tiba. Ratusan ribu kendaraan keluar dari Ibu Kota atau pun…

5 bulan ago

GEJALA GERS KABUH SAAT PERJALANAN MUDIK, TIPS PENANGANANNYA

JAKARTA - Dokter spesialis penyakit dalam subspesialis gastroenterologi hepatologi lulusan Universitas Indonesia, Hasan Maulahela, mengatakan…

5 bulan ago