(adsbygoogle = window.adsbygoogle || []).push({ google_ad_client: "ca-pub-4827125999327211", enable_page_level_ads: true });
Categories: Kesehatan

OBAT RADANG DAN KANKER DIUJI COBA UNTUK COVID19

JAKARTA – Dua obat yang digunakan untuk mengobati penyakit radang dan kanker kini sedang diuji sebagai terapi potensial untuk pasien dengan infeksi virus corona jenis baru (Covid-19) di Inggris.

Hal ini diumumkan oleh Universitas Birmingham dan Oxford pada Rabu (10/6/2020).

Dalam kasus pasien yang mengalami kondisi dan gejala parah akibat Covid-19, diyakini adalah efek dari reaksi berlebihan dalam sistem kekebalan tubuh yang dikenal sebagai badai sitokin (cytokine storm). Para peneliti sedang menyelidiki apakah kedua obat yang digunakan untuk penyakit radang dan kanker dapat menekan unsur-unsur tertentu dari sistem kekebalan tubuh dapat berperan dalam menahan eskalasi cepat dari gejala tersebut.

Namilumab dari Izana Bioscience, sebuah antibodi monoklonal yang sudah dalam tes tahap akhir untuk mengobati rheumatoid arthritis dan penyakit radang yang disebut ankylosing spondylitis, menjadi yang pertama dari empat kandidat dalam uji coba CATALYST. Ini menargetkan sitokin atau disebut GM-CSF, yang pada tingkat yang tidak terkendali diyakini menjadi pendorong utama peradangan paru-paru berlebihan dan berbahaya pada pasien Covid-19.

Obat tersebut saat ini juga dilaporkan sedang diujicoba untuk mengobati pasien Covid-19 di Italia. Sementara, obat kedua bernama Infliximab (CT-P13), dikembangkan oleh Slough-based Celltrion Healthcare UK, adalah terapi anti-tumor necrosis factor (TNF). Obat ini digunakan untuk mengobati delapan penyakit autoimun termasuk rheumatoid arthritis dan sindrom iritasi usus.

“Bukti yang muncul menunjukkan peran penting untuk obat anti-inflamasi dalam badai sitokin yang terkait dengan infeksi Covid-19 yang parah,” ujar Ben Fisher, peneliti percobaan co-klinis dari Universitas Birmingham dalam sebuah pernyataan.

Fisher mengatakan dalam studi CATALYST, tim peneliti berharap dapat menunjukkan dosis tunggal jenis kedua obat kepada pasien Covid-19 yang dirawat di rumah sakit. Hal ini bertujuan untuk mencegah kondisi gejala penyakit memburuk dengan cepat, sehingga membutuhkan perawatan di unit intensif, termasuk ventilator.

Obat-obatan penyakit untuk auto-imun yang sedang diuji kemampuannya untuk menurunkan badai stokin dalam uji coba. Termasuk di antara obat-obatan ini adalah mkan badai sitokin dalam uji coba termasuk Regeneron dan Kevzara Sanofi, Actemra milik Roche serta Otilimab dari Morphosys dan GlaxoSmithKline.(*/Nia)

orbit

Recent Posts

SEMARAK HJB KE-544 DAN MINANGKALA TOHAGA KE-19, BADMINTON CUP 2026 RESMI DITUTUP: SATUKAN PEGAWAI DAN PEDAGANG DALAM SEMANGAT SPORTIVITAS

CIBINONG – Turnamen Badminton Tohaga Cup 2026 yang menjadi bagian dari rangkaian peringatan Hari Jadi…

2 bulan ago

MERIAHKAN KABOGOR FEST, TIRTA KAHURIPAN DEKATKAN PELAYANAN DAN PERLUAS AKSES AIR BERSIH

CIBINONG - KaBogor Fest 2026 merupakan salah satu festival terbesar di Kabupaten Bogor yang menggabungkan…

2 bulan ago

SAMBUT HJB KE-544, TIRTA KAHURIPAN HADIRKAN PROMO SPESIAL SAMBUNGAN BARU

CIBINONG - Sebagai wujud memeriahkan Hari Jadi Bogor (HJB) ke-544 Tahun, Perumda Air Minum Tirta…

3 bulan ago

STRATEGI TIRTA KAHURIPAN MENINGKATKAN SUPLAI AIR DI TARIKOLOT

CIBINONG – Menindaklanjuti aduan pelanggan di wilayah Tarikolot yang disampaikan melalui lini pengaduan dan media…

4 bulan ago

MUDIK DEMI ORANG TUA

JAKARTA - Musim mudik telah tiba. Ratusan ribu kendaraan keluar dari Ibu Kota atau pun…

5 bulan ago

GEJALA GERS KABUH SAAT PERJALANAN MUDIK, TIPS PENANGANANNYA

JAKARTA - Dokter spesialis penyakit dalam subspesialis gastroenterologi hepatologi lulusan Universitas Indonesia, Hasan Maulahela, mengatakan…

5 bulan ago