Resep

TEMPE MAKANAN SEHAT, DULU FAVORIT DI KALANGAN KERAJAAN

visit indonesia

JAKARTA – Tempe banyak dikonsumsi diIndonesia, tetapi sekarang telahmendunia. Kaumvegetariandi seluruh dunia banyak yang telah menggunakan tempe sebagai penggantidaging. Akibatnya sekarang tempe diproduksi di banyak tempat di dunia, tidak hanya diIndonesia. Berbagai penelitian di sejumlahnegara, sepertiJerman,Jepang, danAmerika Serikat.Indonesiajuga sekarang berusaha mengembangkangalur(strain) unggulRhizopusuntuk menghasilkan tempe yang lebih cepat, berkualitas, atau memperbaiki kandungan gizi tempe.

&80 x 90 Image

Tips memilih dan menyimpan tempe tetap segar.

Meski dibanderol dengan harga yang murah meriah, sayangnya tempe masih kurang dilirik oleh sebagian besar penduduk Indonesia. Selain dinilai kurang lezat, beberapa orang tersebut mengganggap makanan sehat ini merupakan makanan untuk masyarakat menengah ke bawah.
Padahal bila dikulik lebih dalam, tempe mengandung sejumlah nutrisi yang sangat baik untuk memelihara kesehatan tubuh, lho. Bahkan, sejumlah penelitian membuktikan, protein yang ada dalam tempe jauh lebih besar dibandingkan jenis bahan makanan lainnya.
Nah, agar lebih tahu soal bahan makanan yang terbuat dari kedelai ini, yuk simak beberapa fakta menarik soal tempe yang sayang untuk dilewatkan. Apa saja?

1.Merupakan makanan kerajaan
Meski dijual dengan harga yang murah meriah, siapa sangka tempe nyatanya telah dikonsumsi sejak ratusan dekade silam, lho. Bahkan, menurut kitab Jawa Kuno, yakni Serat Centhini, konon dulunya tempe merupakan makanan yang hanya bisa dinikmati oleh keluarga kerajaan di Indonesia pada Abad ke-18.
2. Asal mula nama tempe

Tips memilih dan menyimpan tempe tetap segar.
Tips memilih dan menyimpan tempe tetap segar.
Masih dari sumber yang sama, nama tempe dipercaya berasal dari sebuah kata dalam Serat Centhini, yaitu ‘tumpi’ yang berarti makanan berwarna putih dan terbuat dari tepung sagu. Seiring berjalannya waktu, kata ‘tumpi’ terus mengalami pergeseran kata sehingga berubah nama menjadi tempe seperti yang kita kenal sekarang.

3. Lebih sehat dari daging
Dibuat dari olahan kacang kedelai dan ragi, tempe menjadi salah satu bahan makanan yang memiliki kandungan nutrisi yang tinggi. Bahkan menurut beberapa penelitian, kandungan protein yang ada dalam tempe jauh lebih tinggi dibandingkan bahan-bahan makanan lainnya seperti telur, daging ayam, daging sapi dan daging kambing. Selain itu, tempe minim lemak namun kaya akan serat, sehingga sangat baik dikonsumsi saat menjalankan diet.

4. Dapat menyembuhkan beragam penyakit

Memiliki kandungan gizi yang melimpah, tak heran tempe bermanfaat untuk menyembuhkan beragam penyakit. Salah satunya adalah mengatasi kekurangan gizi, meningkatkan pencernaan hingga meminimalisir gangguan lambung.

5. Lebih sehat dari tahu
Meski sama-sama dibuat dari kacang kedelai, tempe dan tahu memiliki nilai nutrisi yang berbeda. Mengapa? Jawabannya cukup sederhana kok. Karena dibuat dari kedelai utuh yang difermentasikan secara alami, nutrisi dalam tempe cenderung lebih banyak, sedangkan tahu dibuat dari ampas kedelai yang sudah dihaluskan, hal ini membuat nilai gizinya lebih minim. Kendati demikian, keduanya sama-sama menyehatkan kok.

6. Di luar negeri, tempe dibanderol dengan harga selangit
Di Indonesia, umumnya tempe akan dibanderol dengan harga yang murah meriah., yakni mulai dari Rp 4 ribu sampai Rp 7 ribuan saja. Namun tahukah kamu? Di berbagai negara maju seperti Inggris atau Amerika Serikat, bahan makanan sehat ini akan dijual dengan harga berkali-kali lipat, mulai dari Rp 100 ribu sampai Rp 150 ribu perkilo. Wow!

7. Ada tempe oat di Swedia
Tidak memiliki iklim yang mendukung untuk menanam kedelai, tak semerta-merta mematahkan niat penduduk Swedia untuk menikmati tempe sebagai menu santapannya. Sebagai pengganti tempe, penduduk lokal Swedia mengembangkan olahan oat dan barley hingga menciptakam sajian tempe ala Eropa yang tak kalah nikmat dan menyehatkan.(*/Indr)

Loading...