CARA AMAN MENGINAP DI HOTEL SAAT LIBURAN DI MASA COVID-19

visit indonesia
&80 x 90 Image
Spread the love

Mungkin diantara Anda yang ingin sekadar staycation atau bahkan pergi keluar kota. Walaupun pemerintah mengajurkan untuk tetap di rumah selama pandemi. Bermalam di hotel termasuk berisiko terhadap penularan Covid-19.

Dan Anda harus mempertimbangkannya masak-masak. “Ini soal meminimalisir risiko. Anda tidak bisa menghapus risikonya sama sekali tapi menekannya,” kata Dr. Thomas Russo, kepala Divisi Penyakit Infeksi di Buffalo’s Jacobs School of Medicine and Biomedical Sciences. Meski begitu ada cara untuk menekan risiko penyebaran virus:

1. Pilih destinasi dengan bijak

“Faktor yang penting adalan memahami transmission rate di tempat yang dituju,” kata Dr. Natasha Bhuyan. Kalau tujuan Anda adalah tempat yang angka kasusnya rendah tentu akan sangat baik. Tapi ingat, pengunjung yang datang berasal dari berbagai wilayah bahkan negara.
2. Ketahui protokol kesehatan yang dijalakan hotel.

“Risiko transmisi yang besar adalah terlalu dekat dengan orang lain. Semakin sedikit kontak dengan orang lain, akan semakin baik,” kata Dr. Brian Labus, asisten profesor dari University of Nevada, Las Vegas’ School of Public Health.

Cari tahu bagaimana protokol kesehatan yang dilakukan hotel. Apakah ruangan maupun kamar Anda didisinfektan? Apakah prasmanan yang disediakan dijaga kebersihan dan keamanannya dari risiko penularan virus? Apakah kursi yang disediakan di restoran hotel di beri jarak sehingga para tamu tidak berkerumun?Informasi ini bisa diketahui lewat situs resmi hotel kalaupun tidak ada, Anda bisa menelpon langsung ke resepsionis hotel yang dituju.

3. Cari tahu respon hotel apabila ada tamu yang sakit.

“Skenario terburuk, Anda merasa tidak enak badan dan sedang berada di luar kota. Sebelum beli tiket, tanya ke petugas hotel dimana bisa mendapat tes Covid-19, atau dimana rumah sakit terdekat,” kata Dr. Russo.

4. Pakai masker dan jaga jarak.

Segala cara yang sudah Anda lakukan untuk protokol kesehatan, tetap lakukan di hotel. Jika ingin memakai lift, sebaiknya tunggu sampai lift kosong. Hindari lift yang lebih dari empat orang.

5. Minta kamar yang sudah lama tidak dipakai

“Menurut studi yang dipublikasikan di jurnal New England, virus corona bisa hidup di permukaan seperti plastik dan stainless steel selama 72 jam,” kata Dr. Nilsen. Ini artinya, ada risiko tinggi virus corona jika Anda langsung check in segera sesudah tamu sebelumnya check out. Untuk keamanan maksimal, mintalah kamar yang tidak ditempati setidaknya tiga hari.

6. Bersihkan kamar saat kedatangan

Walau sudah dibersihkan sebelumnya. Tidak ada salahnya untuk membersihkan lagi seperti gagang pintu, remote, saklar lampu dengan disinfektan yang Anda bawa dari rumah. Untuk kehati-hatian, Anda bahkan bisa membawa seprai sendiri dari rumah. Jika akomodasi yang Anda inapi berterus terang terhadap keamanan dan kenyamanan tamu selama pandemi, maka Anda bisa lebih tenang.

7. Buka jendela

Kalau khawatir virus akan menular lewat sistem pendingin udara, buka saja jendelanya jika tersedia. “Risiko transmisi lewat udara tinggi di ruang tertutup, jadi kalau ada jendela sebaiknya dibuka saja. Ventilasi yang baik bisa menekan penyebaran corona,” kata Dr. Nilsen.

8. Jangan minta kamar dibersihkan

Jangan meminta petugas kebersihan membersihkan kamar Anda. Semakin sedikit orang yang masuk ke kamar, maka semakin baik. Kalau mau minta mengganti handuk, minta saja mereka meletakkan di depan pintu.

9. Manfaatkan layanan antar makanan ke kamar

Beberapa hotel menyediakan sarapan, tetapi ada baiknya melewatkan mengantre makanan prasmanan di restoran hotel. Sebaliknya, minta antar makanan Anda ke kamar. Sedikit kontak dengan orang lain tentu lebih baik.

10. Jangan gunakan fasilitas gym dan spa

Keduanya amat berisiko. Mengingat Anda akan berada satu ruangan dengan tamu lain. Anda juga akan memakai peralatan olahraga yang habis dipakai tamu lain. Namun beberapa hotel memang menutup kedua fasilitas ini demi keamanan.(*/Ndo)

Loading...