KEIMANAN BANGSA JIN YANG DIUNGKAP ALQURAN

visit indonesia
&80 x 90 Image
Spread the love

Alquran menceritakan ada jin yang beriman kepada Allah dan Rasul-Nya dan ada pula yang tidak beriman. Di dalam Surah Al-Jinn dijelaskan, ketika jin mendengarkan bacaan Alquran mereka mengakui kemukjizatannya dan beriman kepada Alquran.

قُلْ اُوْحِيَ اِلَيَّ اَنَّهُ اسْتَمَعَ نَفَرٌ مِّنَ الْجِنِّ فَقَالُوْٓا اِنَّا سَمِعْنَا قُرْاٰنًا عَجَبًاۙ

Katakanlah (Muhammad), “Telah diwahyukan kepadaku bahwa sekumpulan jin telah mendengarkan (bacaan),” lalu mereka berkata, “Kami telah mendengarkan bacaan yang menakjubkan (Alquran). (QS Al-Jinn: 1)

Mengutip Tafsir Ringkas Kementerian Agama dijelaskan, di akhir surah sebelum Surah Al-Jinn yaitu Surah Nuh disebutkan doa Nabi Nuh atas perilaku kaumnya yang menolak dakwahnya. Di awal Surah Al-Jinn ini dijelaskan tentang dakwah Nabi Muhammad SAW dengan Alquran yang merupakan kitab suci yang amat mengagumkan dari segala aspeknya.

Maksud ayat pertama dalam surah ini adalah, katakanlah wahai Nabi Muhammad kepada seluruh manusia, telah diwahyukan kepadaku melalui Jibril, bahwa sekumpulan jin telah mendengarkan bacaan Alquran, lalu mereka (jin) berkata, “Kami telah mendengarkan bacaan yang menakjubkan kata-kata maupun kandungan Alquran.”Tafsir Kementerian Agama menjelaskan, dalam ayat ini, Allah memerintahkan Rasul-Nya untuk menyampaikan kepada para sahabat tentang jin yang beriman kepada Allah.

Keimanan jin itu mengandung arti.

Pertama, Nabi Muhammad adalah Rasul bagi umat manusia dan juga bagi jin, sebagaimana juga diungkapkan dalam ayat yang lain.

Kedua, jin mendengar dan mengerti bahasa manusia, sebagaimana juga dinyatakan dalam ayat-ayat lain. Ketiga, jin juga akan dihisab sebagaimana halnya manusia.

Keempat, adanya jin yang berdakwah kepada kaumnya. Kelima, agar orang-orang Quraisy mengetahui bahwa jin saja ketika mendengar Alquran mengakui kemukjizatannya dan beriman kepadanya.

Berdasarkan pengertian ayat ini, dipahami bahwa Nabi Muhammad SAW mengetahui bahwa jin mendengar bacaan beliau dengan perantaraan wahyu, bukan dengan menyaksikan dengan mata beliau sendiri.(*/Dan)

Loading...