SEMINGGU 3 KALI BERHUBUNGAN SEKS BISA CEGAH KANKER

visit indonesia
&80 x 90 Image
Spread the love

JAKARTA – Berhubungan seks atau masturbasi tiga kali seminggu bisa membuat hidup lebih lama, lebih bahagia dan lebih sehat. Ini karena berhubungan seks bisa mencegah penyakit mematikan salah satunya adalah kanker . Terapis seks Dr. Gloria Brame mengatakan kepada The Sun bahwa mencapai orgasme melalui masturbasi mengirimkan aliran hormon perasaan baik ke seluruh tubuh yang dapat memiliki sejumlah efek positif.

Dilansir dari The Sun, Sabtu (9/4/2022) hormon-hormon itu termasuk oksitosin atau dikenal sebagai hormon cinta, serotonin atau hormon kebahagiaan dan dopamin atau hormon kesenangan. Menurut penuturan Dr. Brame, orgasme sebagai ledakan dopamin non-obat terbesar yang dapat dialami seseorang.

Karena itu, masturbasi harus menjadi bagian rutin dari rutinitas perawatan pribadi setiap orang, seperti halnya menyikat gigi. Baca Juga: Berhubungan Seks Setiap Hari Boleh-Boleh Saja, Asalkan… “Masturbasi mengirimi Anda koktail obat dari obat-obatan yang benar-benar membahagiakan, jenis yang sebenarnya tidak dapat Anda beli, dan dokter Anda juga tidak dapat meresepkannya, karena beberapa bahan kimia yang belum dapat diproduksi secara farmasi,” kata Dr. Brame.

“Jadi, ketika menyangkut hal-hal psikologis seperti stres, kecemasan, bahkan trauma, depresi, dan suasana hati yang berenergi rendah, orgasme benar-benar mengisi Anda dengan kombinasi bahan kimia yang indah yang diproduksi sendiri yang membuatnya merasa seolah-olah hidup ini layak untuk dijalani,” sambungnya. Berikut manfaat dari berhubungan seks tiga kali seminggu.

1. Meningkatkan Kekebalan Menurut Dr. Brame, ejakulasi menurunkan kadar kortisol dalam tubuh, yang dikenal sebagai hormon pemicu stres. Mengatur kadar kortisol dengan meningkatkan oksitosin dan dopamin dalam tubuh membantu meningkatkan sistem kekebalan, karena kortisol membantu menjaga sistem kekebalan ketika dilepaskan dalam dosis kecil.Masturbasi juga dapat menghasilkan lingkungan yang tepat untuk sistem kekebalan yang diperkuat untuk berkembang.

Sebuah studi yang diterbitkan pada 2004 oleh Departemen Psikologi Medis di University Clinic of Essen menemukan bahwa masturbasi meningkatkan kadar sel darah putih pasca orgasme. Sebagai bagian dari penelitian, 11 pria memiliki jumlah sel darah putih yang dianalisis 5 menit sebelum dan 45 menit setelah mencapai orgasme yang diinduksi sendiri. Hasilnya sistem kekebalan tubuh dipengaruhi secara positif oleh gairah seksual dan masturbasi, karena sel darah putih membantu melawan infeksi dan penyakit. Orgasme juga bisa mencegah atau mengurangi rasa sakit, yang meningkatkan sistem kekebalan tubuh dan membantu mencegah gejala pilek dan flu.

2. Mencegah Kanker dan Menyehatkan Jantung Masturbasi, atau sering berhubungan seks, juga dapat membantu menurunkan risiko kanker prostat di kalangan pria. Studi pada 2004 menemukan pria yang ejakulasi lebih dari 21 kali sebulan mengurangi risiko terkena kanker prostat sekitar 33 persen, dibandingkan dengan yang orgasme hanya empat sampai tujuh kali setiap bulan. Para peneliti menindaklanjuti dengan kelompok pria yang sama dan menemukan mereka yang ejakulasi 12 kali per bulan mengurangi risiko kanker prostat sebesar 10 persen.

Dr Brame menjelaskan masturbasi, selain baik untuk jiwa, juga baik untuk jantung, secara dramatis mengurangi risiko serangan jantung dan stroke. Sebuah laporan dari Massachusetts Aging Study menemukan bahwa pria yang berhubungan seks sebulan sekali atau kurang, 45 persen lebih mungkin meninggal karena penyakit kardiovaskular dibandingkan pria yang mengalami dua kali atau lebih orgasme per minggu. Orgasme juga menurunkan risiko stroke 60 persen, dan membantu mencegah endometriosis.

3. Terlihat Lebih Muda Selain memperpanjang rentang hidup Anda, Dr. Brame percaya bahwa masturbasi atau orgasme secara teratur dapat membantu terlihat lebih muda. Orgasme berkontribusi pada kesehatan seluruh tubuh secara keseluruhan. Penelitian menunjukkan bahwa masturbasi atau berhubungan seks secara teratur juga dapat memperbaiki kulit.
Orgasme meningkatkan aliran darah ke kulit, membuat pembuluh darah terbuka.

Bagi sebagian orang, hal ini dapat menyebabkan pipi kemerahan, yang biasa disebut dengan post-seks glow. Selain itu, oksitosin, salah satu hormon utama yang dilepaskan ke dalam tubuh setelah ejakulasi, dapat mengurangi peradangan, membuat bintik-bintik, jerawat, dan ruam kurang terlihat. Satu studi dalam Journal of Sexual Medicine menemukan bahwa orgasme meningkatkan kadar estrogen tubuh, yang dikenal membantu kulit dan rambut tampak lebih sehat.(*/Ti)

Loading...